Sedikit saya sampaikan mengenai DFD (Diagram Flow Data). DFD sering digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem baru yang akan dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir, atau lingkungan fisik dimana data tersebut akan disimpan. DFD merupakan alat yang digunakan pada metodologi pengembangan sistem yang terstruktur (Jogiyanto, 1990).
Jumat, 22 November 2013
Jumat, 08 November 2013
Perangkat Lunak Navigasi Kendaraan Roda Dua ( Rekayasa Perangkat Lunak )
Aplikasi yang dapat menunjang
keberadaan motor saat dipanggil oleh pemiliknya. Hal ini dapat kita wujudkan
dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu saya mewujudkan ide perangkat lunak yang
dapat digunakan untuk pemanggilan kendaraan roda dua kita. Baiklah disini saya
akan share kan hal itu agar dapat saling memperbaharui dan kasih masukan agar
dapat terwujudnya perangkat lunak ini.
Ide yang dapat saya tuangkan
disini adalah, pertama, kita perhitungkan gravitasi yang terjadi untuk
keseimbangan roda dua, hal ini saya gunakan perangkat kompas, yang dimana
setiap titik keberadaan bujur kemiringan diperhitungkan. Kedua, ditanamkan nya
sistem navigasi, dimana untuk mengetahui keberadaan seluk beluk jalannya, dan
dapat mengetahui keberadaan pemanggilnya. Hal ini perlu perlengkapan maping
area melalui satelit. Untuk pemasangan perangkat lunak ini, terkoordinasi
dengan mesin dan segala perangkat yang ada dalam kendaraan, maka dengan itu
sistem ini menggunakan perangkat komputerisasi didalam kendaraan tersebut.
Untuk sementara ini sekian ide
dari saya, jika ada ide tambahan untuk perangkat lunak ini, silahkan di share.
Terima kasih.
Rabu, 06 November 2013
Mengatasi Apache XAMPP yang tidak bisa berjalan 'running' di Windows
Dalam sistem operasi Windows ada Web Service IIS (Internet Information Services) biasanya digunakan khusus untuk web dengan aplikasi ASP (Active Server Page) sedangkan Apache merupakan web service untuk PHP. Default port dari kedua web service tersebut adalah 80. Jadi tidak memungkinkan bagi developer untuk menjalankan kedua service tersebut secara bersamaan. Kita perlu merubah salah satu settingan port.
Berikut adalah cara merubah settingan port pada Apache dari XAMPP:
1. Lakukan perubahan pada file httpd.conf
2. Buka file httpd.conf di C:\xampp\apache\conf\
3. Lalu lakukan find untuk kata “Listen 80” lalu ubah dengan “Listen 8080”
4. Masih di file yang sama, lakukan find untuk kata “ServerName localhost:80” lalu ubah dengan “ServerName localhost:8080”
5. Lalu simpan perubahan tersebut
6. Buka file httpd-ssl.conf di C:\xampp\apache\conf\extra\
7. Lalu lakukan find untuk kata “Listen 443” lalu ubah dengan “Listen 4499”
8. Masih di file yang sama, lakukan find untuk kata
"virtualhost_default_:443"
Lalu ubah dengan
"virtualhost_default_:4499"
9. Masih di file yang sama, lakukan find untuk kata “ServerName localhost:443” lalu ubah dengan “ServerName localhost:4499”
Lalu jalankan XAMPP Control Panel pada C:\xampp\xampp-control.exe
Klik Start pada Apache maka di kotak detail yang bawah muncul peringatan “Apache started [Port 80]”
Lalu buka browser dan ketika pada address http://localhost:8080/xampp
Jika berhasil maka Web Service Apache tersebut telah berjalan di port 8080.
Berikut adalah cara merubah settingan port pada Apache dari XAMPP:
1. Lakukan perubahan pada file httpd.conf
2. Buka file httpd.conf di C:\xampp\apache\conf\
3. Lalu lakukan find untuk kata “Listen 80” lalu ubah dengan “Listen 8080”
4. Masih di file yang sama, lakukan find untuk kata “ServerName localhost:80” lalu ubah dengan “ServerName localhost:8080”
5. Lalu simpan perubahan tersebut
6. Buka file httpd-ssl.conf di C:\xampp\apache\conf\extra\
7. Lalu lakukan find untuk kata “Listen 443” lalu ubah dengan “Listen 4499”
8. Masih di file yang sama, lakukan find untuk kata
"virtualhost_default_:443"
Lalu ubah dengan
"virtualhost_default_:4499"
9. Masih di file yang sama, lakukan find untuk kata “ServerName localhost:443” lalu ubah dengan “ServerName localhost:4499”
Lalu jalankan XAMPP Control Panel pada C:\xampp\xampp-control.exe
Klik Start pada Apache maka di kotak detail yang bawah muncul peringatan “Apache started [Port 80]”
Lalu buka browser dan ketika pada address http://localhost:8080/xampp
Jika berhasil maka Web Service Apache tersebut telah berjalan di port 8080.
Minggu, 03 November 2013
Tujuh Hal Dasar Tentang Android Yang Wajib Diketahui
1. Tidak semua ponsel Android keren
Android adalah Operating System (OS) milik Google. Dalam hal ini Google tidak menyediakan hardware berupa smartphone atau tablet. Jadi untuk menciptakan smartphone/tablet yang keren atau istilahnya high-end, tetap dibutuhkan hardware yang baik.
Sebagai contoh LG GW620. Ponsel ini rilis pada November 2009 dengan menjalankan Android 1.5 Cupcake. Yang terjadi adalah LG GW620 merupakan produk gagal. Bagaimana bisa? Jika hardware iPhone selalu sesuai dengan software karena keduanya saling terkait dan atas persetujuan dan telah dites oleh pihak Apple, maka tidak seperti itu dengan Android. Hardware yang mendukung Android, tidak selalu ‘sekelas’ dengan Android itu sendiri.
2. Tidak semua ponsel Android mahal
Jika Anda membicarakan Samsung Galaxy S II atau Motorola Atrix 4G pastinya merupakan contoh dari smartphone high-end yang didukung hardware kelas atas. Dan hal itu membuat keduanya harus dijual dengan harga tinggi. Namun tidak seperti itu jika Anda berbicara tentang Galaxy Mini atau beberapa Android lain keluaran produsen China seperti ZTE atau Huawei.
3. Beda Android, beda User Interface
Bagi Anda yang belum tahu, Android bukan cuma satu! Google telah merilis beberapa versi Android. Yang terbaru adalah versi 4.0 atau biasa disebut Ice Cream Sandwich. Nantinya Google akan memberikan update seperti yang telah dilakukan sebelumnya. Mungkin Android 4.2 atau bisa juga Android 2.4 untuk upgrade dari versi 2.3.
Tiap update yang diberikan umumnya membawa fitur baru. Seperti update Android 2.3.4 yang memberikan firur GTalk video chat.
Dan, tiap-tiap versi Android itu punya tampilan (user interface) yang berbeda. Demikian juga fitur yang dibawa. Semakin kesini semakin canggih fitur yang diberikan.
4. Tidak semua ponsel menjalankan Android versi terbaru
Android versi 1.5 atau Cupcake rilis pada 30 April 2009. Lalu muncul versi 1.6 atau Donut, kemudian versi 2.0/2.1 disebut juga Eclair lalu rilis versi 2.2 aka Froyo. Tidak berhenti di situ, Google kembali rilis versi baru Android 2.3 atau Gingerbread dan versi Android untuk tablet yang disebut Honeycomb atau versi 3.0. Yang terbaru adalah versi 4.0 atau biasa disebut Ice Cream Sandwich.
Dan, tidak semua ponsel Android yang baru rilis menggunakan Android versi terbaru. Ponsel Android harga miring umumnya masih menjalankan Android versi di bawah 2.2 Froyo. Itu karena hardware yang dipakai untuk mendukung Android versi 2.1 atau sebelumnya masih di bawah yang dipakai untuk Android 2.3, misalnya. Dan hal itu pastinya berpengaruh fitur yang dibawa, yang kemudian mempengaruhi tinggi/rendah harga. Semakin baru versi Android, semakin mahal harganya.
5. Fragmentasi dan Aplikasi
Fragmentasi atau pembagian Platform menyebabkan sejumlah aplikasi hanya bisa dijalankan pada ponsel tertentu. Sebagai contoh, aplikasi Twitter untuk Android hanya bisa dijalankan di ponsel Android minimal versi 2.1. Hal itu berarti ponsel dengan Android 1.6 tidak bisa menjalankan aplikasi Twitter.
Kemudian tentang resolusi screen. Sejumlah aplikasi tidak bisa dijalankan di ponsel dengan resolusi lebih tinggi. Contoh, ada ponsel Android dengan screen HVGA (480 x 320 pixel) tapi ada pula Sony Ericsson XPERIA X10 Mini/Mini Pro dengan resolusi screen lebih rendah QVGA (320 x 240). Ponsel high-end seperti Nexus One yang support resolusi lebih tinggi (800 x 480). Dan, Andapun bisa menemukan yang lebih tinggi lagi, yakni pada tablet Android Honeycomb seperti Motorola Xoom dengan resolusi 1280x 800 pixels.
6. Prosesor dengan speed lebih tinggi tidak selalu menghasilkan ‘smoother Android operation’
Anda bisa mencoba Sony Ericsson XPERIA X10 dengan prosesor 1GHz (Android 1.6). Kemudian beralihlah ke Milestone dengan prosesor 600MHz (Android 2.1.). Jika Anda setuju, maka Milestone terasa lebih cekatan dan cepat dalam melaksanakan perintah. Itulah kenapa prosesor dengan speed lebih tinggi tidak selalu menghasilkan performa yang lebih cepat. Selainitu faktor RAM juga akan mempengaruhi kualitas tampilan grafis.
7. Tidak semua aplikasi bisa didapat gratis
Bagi Anda yang tengah berpikir untuk beralih dari ponsel standar ke smartphone Android, perlu diketahui bahwa aplikasi yang ada di Android tidak gratis. Setidaknya, tidak semua. Aplikasi bawaan seperti Twitter dan Facebook pastinya bisa didapat gratis. Tapi jika Anda sangat membutuhkan aplikasi untuk penerjemah, misalnya, maka Anda bisa membelinya di Android Market.
Android Market menyediakan berbagai aplikasi yang Anda perlukan. Tinggal pintar-pintar memilih mana yang gratisan, mana yang bagus dan terpercaya, atau mana yang dijual dengan harga rendah.
Ok, semoga tujuh hal dasar tentang Android ini bisa membantu Anda memahami Android, sebelum benar-benar beralih menggunakan smartphone Android.
Source:
http://android.gopego.com
http://belajar.internetsehat.org
http://google.com
IDE
Sobat yang terkasih, coba apa yang ada di benak kalian untuk dapat memanfaatkan Ilmu Teknologi Informasi kalian. Apa? Aplikasi apa yang akan kalian buat yang lain daripada yang lain? Saat ini kita akan berbicara tentang aplikasi khayalan saja, yang dimana mungkin ide tersebut dapat di realisasikan dalam bentuk aplikasi. Saat ini persaingan pembuatan aplikasi cukup pesat, baik berbasis IOS, Android, Blackberry, maupun Windows. Nah, silahkan sobat share bersama kami disini!
Langganan:
Postingan
(
Atom
)

